Archive for June, 2008

Mengenal Ukuran Majalah, Brosur, Undangan dan Media cetak

Pada kebanyakan masyarakat umum yang biasanya suka membaca, melihat, bahkan menyimpan buku, brosur dan majalah ataupun koran sering mengabaikan hal-hal sepele yang mengarah pada masalah sebuah ukuran bentuk sebuah buku, majalah, brosur, poster dll.

Adakalanya di suatu instansi, sekolah-sekolah, universitas  yang ingin membuat sebuah profil katalog atau majalah siswa dan brosur, tidak tahu seluk beluk ukuran kertas yang sebenarnya untuk disesuaikan dengan media percetakan dan desain grafis.

Sangat penting memperhatikan jenis kertas dan ukuran standar pembuatan Brosur, Majalah, Poster, Buku Kenangan, Lefleat, Undangan dll.

  • BROSUR : membuat brosur bentuk ukuran kertasnya ada beberapa pilihan yaitu A4, F4, Letter dan Custom. Hal ini sangat di anjurkan daripada memakai ukuran seenaknya sendiri karena ketentuan ukuran tersebut sudah dikondisikan dengan ukuran kertas plano (kertas ukuran besar sebelum dipotong-potong menjadi bagian tertentu, biasanya dijual khusus untuk distributor dan penjual grosir kertas), jadi sangat pas dan tidak berlebih yang bisa mengakibatkan terjadi pembengkakan biaya.
  • MAJALAH : membuat majalah sangat bervariasi ukurannya pada umumnya standar ukurannya adalah A4, Letter dan B5. atau F4
  • JURNAL : sering di pakai oleh universitas2 swasta dan negeri, maupun yang lainnya. ukurannya yang dipakai B5.
  • BULLETIN : sangat ideal untuk ukuran F4, atau A4
  • UNDANGAN : tidak ada ukuran yang diharuskan dan biasanya format ukurannya menyesuaikan dengan ukuran F4 misalnya 21,5 cm x 16,5 cm atau bisa juga 16,5 cm x 16,5 cm
  • TABLOID : ukuran umum 29 cm x 42cm sedangkan jumlah halamannya bisa dimulai dari 12,  18, 24, 32, 40, 64, yang penting kelipatan 4.
  • KORAN : pada umumnya juga sama dengan koran-koran yang ada di indonesia (kompas, jawa pos, jakarta pos, bali pos dll) tidak kurang dan tidak lebih pada kisaran ukuran 33,5cm x 55cm.
  • KOP SURAT : bisa pakai ukuran Folio (F4) atau Kwarto (A4)
  • NOTA : Standarnya mengacu pada ukuran folio kertas, tinggal mau dibuat ukuran berapa, bisa setengah folio, seperempat, atau sepertiga, menyesuaikan saja dengan kebutuhan jenis usahanya.
  • SERTIFIKAT / PIAGAM : pilihannya bisa Folio atau A4
  • IJAZAH : Yang sering digunakan adalah ukuran Folio dengan bahan kertas concord, linen, kinstrik, atau hammer.

Ukuran F4 (bahasa english)  atau disebut Folio (versi indonesia)  adalah 21,5cm x 33cm

Ukuran A4 atau kwarto adalah 21cm x 29,7cm

Ukuran B5 yaitu 17,6 cm x 25 cm

Nah.. ulasan diatas Saya rasa mungkin bisa membantu anda-anda semua yang sempat membaca atau memang sengaja mencari  postingan ini, Saya tidak keberatan jika anda menggunakan bahan rujukan diatas untuk disebarkan atau anda pakai sendiri….. dan sangat menghargai saya jika copy paste yang anda lakukan postingan di atas dengan sedikit saja meninggalkan nama saya atau pun blog desain saya… oke… selamat belajar.

  • Share/Save/Bookmark

13 comments - What do you think?  Posted by adiguna - June 30, 2008 at 23:22

Categories: Adobe Photoshop   Tags:

Merubah Post a Comment Text Link

Di Standart Blogger biasanya selalu muncul link "Post a Comment" dibawah kolom komentar, jika anda ingin merubah tulisan tersebut dengan bahasa anda sendiri misal saja "Tulis komentar anda" bisa juga dengan  "Silahkan Komentar " dll. Nah.. cara mengganti text tersebut supaya mudah di mengerti orang yang membacanya sangat mudah ikuti caranya dibawah ini:

1. Loggin di blogger lalu masuk ke halaman Edit Html

2. Beri tanda centang pada Expand Template Widget

3. Cari Kode dibawah ini :

Ganti tulisan ditandai warna merah diatas sesuai keinginan anda.

Jangan Lupa di simpan template anda, Selamat mencoba !!!

  • Share/Save/Bookmark

4 comments - What do you think?  Posted by adiguna - June 28, 2008 at 18:20

Categories: Adobe Photoshop   Tags:

Standar File Percetakan

Bagi orang awam. (istilah bagi mereka yang masih belum ngerti seluk beluk dunia percetakan).

Mencetak brosur, majalah, undangan dll adalah tinggal bikin pake sembarang program yang penting bisa dimasukin.. copy paste gambar lalu atur warna sesuka ati…set. sini .set….sana. sedikit lagi … dan save.. sudah jadi deh… tinggal kirim ke percetakan beres.

Heyy… tunggu dulu man..!! bukan gettoo caranya.

Ada beberapa syarat wajib yang harus dipenuhi sebagai standar file percetakan. Perlu diingat standar file dibawah ini sangat populer dan 100% selalu di gunakan dalam dunia cetak mencetak.

1. Jenis file umumnya menggunakan software desain grafis diantaranya : Pagemaker, CorelDraw, Illustrator, Freehand, Photoshop, dan AdobeinDesign. Menurut survei saya pada tiap kota umumnya menggunakan software yang berbeda-beda tapi tidak lupu dari program diatas.

2. Harus menyertakan link folder atau sumber data gambar, yaitu foto-foto sdh di buat dalam isi majalah, brosur maupun koran dan undangan. Khusus CorelDraw, Freehand, Ilustrator dan Photoshop tidak perlu menyertakan link-nya karena sudah terconvert menjadi bitmap pada saat mengerjakan.

3. Hindari menggunakan MSWord, Powerpoint atau aplikasi msoffice lainnya. Karena banyak sekali kekurangan fasilitas efek yang disediakan misalnya seperti pembuatan shadow, outline, colouring cmyk, effek gambar, pengaturan margin, ukuran fonts dan banyak lagi.

4. Jika memang tetap menggunakan MSOffice tidak masalah (saya tdk merekomendasikan) namun kekurangannya komposisi warna akan tidak sama pada saat naik ke percetakan, karena msoffice memakai color RGB sedangkan percetakan memakai color CMYK, Kemudian setelah file selesai dibuat harus dan harus di konvert ke file PDF, komputer anda harus terinstal program ini.

5. Jenis File alternative lainnya adalah konversi ke file PDF (Page Document Files). Jadi anda tidak perlu risau dengan desain anda yang sudah terbuat dari non program desain grafis misalnya msoffice, perintahnya yaitu setelah file jadi lalu klik tab menu file convert to pdf..

6. File gambar selalu menggunakan format  : PSD, EPS, TIFF, WMF, PDF, AI. Format ekstensi file gambar tersebut merupakan kode dari perwakilan identitas program tersebut.

7. Hindari import file gambar dengan JPG, JPEG, PNG, BMP, GIF,

8. Selalu menggunakan standar gambar beresolusi 300 dpi.

9. Penyimpanan data bisa ke flashdisk, cd data, dvd data, maupun penyimpan data yang lainnya menyesuaikan isi jumlah filenya.

10. Sertakan pula file Fontnya. Nah … ini bagian yang susah jika menggunakan program non desain grafis, karena jika di akses ke komputer lain bentuk fonts otomatis akan berubah jika ada beberapa fonts-fonts unik yang dibuat di situ.

11. Untuk CorelDraw semua fonts-fontsnya harus convert, Pagemaker harus copy fontnya, adobeIndesing tinggal di packing saja.

12. Jika ketentuannya file isi halaman satu warna maka gambar2 yg akan di ambil nantinya di edit dulu ke phosohop menjadi grayscale.

Nah…nah…. segitu dulu.. standar file percetakan yang harus dipenuhi bang, mas, mbak, pak, Bu, dik dan teman-teman sekalian….

Semoga bisa membantu…!! Jika masih ragu dan butuh pertanyaan seputar artikel diatas.. bisa hub. saya ke adiguna21@gmail.com…. oke… selamat bekerja.!

  • Share/Save/Bookmark

5 comments - What do you think?  Posted by adiguna - June 18, 2008 at 23:24

Categories: Adobe Photoshop   Tags:

Download Logo Koperasi, Logo Jatim

Logo-logo di bawah ini saya desain ulang menggunakan coreldraw dan saya convert lagi ke file JPEG agar lebih mudah dipakai oleh pengguna. Agar pengambilan gambar lebih bagus disarankan klik gambar pilihan yg sudah saya atur agar mudah di download (sebaiknya hindari klik kanan save as karena gambar akan kurang maksimal)

 

Koperasi

 

 

 

         DOWNLOAD LOGO KOPERASI

 

 

 

 

 

 

 

JATIM             

         DOWNLOAD LOGO JAWA TIMUR

  • Share/Save/Bookmark

11 comments - What do you think?  Posted by adiguna - at 03:08

Categories: Adobe Photoshop   Tags:

Lupa isi Password Blog anda?

Memang susah juga kalo kita sedang lupa memasukan password blogger atau nama user?  berbagai cara sudah dipake’ untuk mengingat-ingat kata sandi dan anda semakin pusing, namun semuanya pasti ada solusinya ikuti perintah di bawah ini.

Mendapatkan Kembali passoword dan user name di blogger:

1. Pada saat keluar keterangan kesalahan password langsung saja klik anda lupa sandi ? yang ada di box tersebut atau jelasnya klik saja ke http://www.blogger.com/forgot.g

2. Langkah selanjutnya kita tinggal mengikuti instruksi yang ada.
lupa sandi

Keterangan: Informasi alamat url blog akan dikirim ke alamat email (gmail), jika dalam beberapa waktu informasi tidak muncul dalam inbox atau cek di box spam. Saat nanti kita menerima email kita akan melihat informasi penting, diantaranya jika kita lupa nama sandinya tinggal klik link dibawah kalimat "Apabila lupa sandi Anda, Anda dapat me-reset dengan meng-klik link ini:" kemudian akan muncul halaman bantuan password, masukan kode verifikasi sesuai dalam gambar, kemudian klik "dapatkan kembali password".

hal yang harus diperhatikan bahwa informasi password akan dikirim ke alamat email sekunder ketika pertama kali mendaftar.

Selamat tersenyum bila sudah mendapatkan paswordnya kembali…

  • Share/Save/Bookmark

Be the first to comment - What do you think?  Posted by adiguna - June 15, 2008 at 02:42

Categories: Adobe Photoshop   Tags:

Mengatur Ukuran Kertas di Printer

Pernahkan anda ngeprint pada kertas dengan ukuran lebih panjang dari biasanya, atau bingung bagaimana caranya mengaturnya ? apaka bisa ngeprint dengan ukuran kertas panjang diatas 200 cm ? jawabannya bisa kok…

Kadang - kadang kita juga bingung ingin ngeprint dg ukuran kertas yg sudah ada, misalnya ukuran kertas 15 cm x 28 cm, atau 16,5 cm x 33. Sedangkan ukuran default di menu printernya tidak sediakan.

Ikuti caranya dibawah ini : –> untuk sementara saya menggunakan printer EPSON type apapun karena fungsi menunya hampir sama.

  • Klik Start Program –> Printers and Faxes. lalu pilih type printernya misalnya Epson type C90 atau type yg lain sesuai dengan kondisi yg anda punya.
  • Klik kanan pada type printernya tadi lalu pilih printing preferences …

printer

  • Arahkan pada posisi Size lalu pilih User Define dan isikan namanya misalnya Kertas label, kertas undangan, CD label, Cover dll.
  • userdefind
  • Kemudian pilih dan centang Unit cm lalu isikan Paper Width dan Paper Height, aturan pengisian harus ditambahin 2 bilangan nol dibelakangnya misalnya ukuran paper width 15 cm berarti diisi 1500, 21 cm diisi 2100, atau 29,7 cm diisi 2970 dan seterusnya. Klik ok.. maka Ukuran PaperSize sudah anda buat.
  • Kembali pada pekerjaan file yang akan di print. Tekan Ctrl P, atau File > Print. lalu pilih Sizenya yg sudah kita buat tadi dan atur quality optionnya dg selera anda.

Ok…. sekarang anda menjadi semakin pede dan pintar tentunya… hehe…

Sebarkan dan kirimkan tips-tips ini ke teman anda atau berlangganan via email disini

  • Share/Save/Bookmark

4 comments - What do you think?  Posted by adiguna - June 12, 2008 at 02:24

Categories: Adobe Photoshop   Tags:

Syarat dan Ketentuan Membuat Majalah

Pada dasarnya membuat majalah, koran, brosur, lefleat dan sejenisnya ada beberapa kesamaan dan satu tujuan bentuk formatnya.

Berdasarkan pengalaman saya sendiri banyak kesalahan-kesalahan mendasar telah dibuat oleh para desainer awam atau pemula yang nota bene asal buat, asal jadi. Padahal dari segi pembuatan majalah misalnya harus ada aturan main yg lbh spesifik misalnya jumlah halaman, standar ukuran font, pengaturan gambar, pengaturan margin dll.

Ada poin - poin penting yang berhasil saya kumpulkan dalam membuat majalah, koran, buku profil, dll. yaitu :

1. Tentukan jumlah halaman yang akan di buat, atur jumlah halaman dengan cara dibagi menjadi kelipatan 4 misalnya : 12 halaman, 16 halaman, 20, 24, 28, 32, 36, 40, 44, 48, 52, 56 dan seterusnya. Ingat !! berapapun yang anda inginkan jumlah halaman harus genap jika dibagi menjadi 4, hal ini dikarenakan untuk menghindari kelebihan atau kekurangan beberapa halaman kosong.

2. Ukuran font standar untuk isi majalah adalah 9 - 10 point, jenis font arial, times new roman, georgia, garamound, cgtimes dll bisa menyesuaikan.

3. Ukuran font standar untuk judul berfariasi dimulai minimal 16 point ke atas

4. Hindari copy paste gambar secara langsung, gunakan fungsi file impor atau file place. yang tersedia pada coreldraw, photoshop, adobeindesign, freehand dan pagemaker.

5. Pengaturan margin akan lebih dinamis dan cantik bila menggunakan standar margin yang umumunya telah digunakan oleh media-media cetak ternama. Minimal margin left, right, top dan bottomnya dibuat 1,5 cm.

6. Gunakan resolusi 300 dpi pada seting gambar berwarna maupun grayscale (hitam putih), cara setingnya di edit dulu dengan photoshop lalu atur image sizenya menjadi 300 dpi, hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya gambar pecah-pecah saat akan dicetak nantinya.

7. Wajib memakai komposisi coloring CMYK dan sangat dilarang menggunakan proses RGB color, karena pada saat mencetak khusus warna mesin offset selalu menggunakan proses CMYK.

8. Dianjurkan menggunakan desain PageMaker, AdobeinDesign, atau Adobe Ilustrator bila ingin membuat sebuah majalah dalam jumlah halaman yang banyak misalnya lebih dari 20 halaman, karena jika memakai corel akan sangat mengganggu kinerja kecepatannya.

9. Format penyimpanan file gambar yang dipakai adalah PSD, TIFF, EPS, WMF.

10. Hindari penggunakan font - font ukuran kecil dibawah 5 point karena akan mempengaruhi proses ketajaman pencetakan.

11. Dianjurkan isi halaman memuat minimal 1 gambar per halamannya.

Nah.. mungkin ketentuan di atas bisa jadi rujukan yang berguna bagi para pembuat majalah khususnya bagi pemula…. bagi yang sudah master mohon ditambahi atau pun kritiknya… dikomentari.

Selamat mencoba.

  • Share/Save/Bookmark

10 comments - What do you think?  Posted by adiguna - at 01:54

Categories: Adobe Photoshop   Tags:

File Images dan Fungsinya

PSD (Photoshop Document)
psd icon Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar, sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali. Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Anda dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.

BMP (Bitmap Image)
bmp Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis manapun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE.
Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.

EPS (Encapsuled Postcript)
eps Format file ini merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antar program grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar. Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file ini dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak.
Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel, sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final.  Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Lab, Duotone, Grayscale, Indexed Color, serta Bitmap. Selain itu format file ini juga mampu menyimpan clipping path.

JPG/JPEG (Joint Photographic Expert Group)
jpeg Format file ini mampu mengkompres objek dengan tingkat kualitas sesuai dengan pilihan yang disediakan. Format file sering dimanfaatkan untuk menyimpan gambar yang akan digunakan untuk keperluan halaman web, multimedia, dan publikasi elektronik lainnya. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale. Format file ini juga mampu menyimpan alpha channel, namun karena orientasinya ke publikasi elektronik maka format ini berukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan format file lainnya.

GIF (Graphic Interchange Format)
gif Format file ini hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet. Format file mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Format file ini mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.

TIF (Tagged Image Format File)
Format file ini mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Format file ini juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic). Format file ini merupakan salah satu format yang dipilih dan sangat disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.

PCX
Format file ini dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini. Format file ini mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit namun tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color.

PDF (Portable Document Format)
pdf Format file ini digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap. Format file ini tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file ini sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.

PNG (Portable Network Graphic)
Format file ini berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web. Kelebihan dari format file ini dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Format file ini mampu menyimpan alpha channel.

PIC (Pict)
Format file ini merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel. Format file ini juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.

TGA (Targa)
Format file ini didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel. Format file ini berguna untuk  menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.

IFF (Interchange File Format)
Format file ini umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System. Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Format f
ile ini tidak mampu menyimpan alpha channel.

SCT (Scitex Continous Tone)
Format file ini digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale namun tidak mampu menyimpan alpha channel.

PXR (Pixar)
Format file ini khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.

RAW
Format file ini merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color dan Duotone tanpa alpha channel.

DCS (Dekstop Color Separation)
Format file ini dikembangkan oleh Quark dan merupakan format standar untuk .eps. Format ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna Multichannel dan CMYK dengan 1 alpha channel dan banyak spot channel. Format file ini mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses percetakan (publishing). Ketika menyimpan file dalam format ini maka yang akan tersimpan adalah 4 channel dari gambar tersebut dan 1 channel preview.

FORMAT KOMPRESI
Beberapa program terutama yang berorientasi pada publikasi elektronik dan multimedia selalu memerlukan format file yang berukuran kecil agar ketika dibuka tidak akan lambat. Untuk keperluan tersebut diperlukan kompresi.
Berikut ini format file yang berorientasi publikasi elektronik dan multimedia dengan kompresinya masing-masing.

RLE (Run Length Encoding)
Kompresi ini mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detail. Digunakan oleh Adobe Photoshop, TIFF dan sebagian besar program yang terdapat dalam Windows.

LZW (Lemple-Zif-Welf)
Sama seperti kompresi RLE, kompresi ini juga mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detail. Kompresi ini digunakan oleh TIFF, PDF, GIF, dan format yang mendukung bahasa postscript. Kompresi ini sangat baik untuk mengkompres gambar dengan area besar yang menggunakan 1 warna.

JPG (Joint Photographic Experts Group)
Format ini mengkompres file dengan menghilangkan detail. Format file ini sering digunakan oleh JPG, PDF, dan format yang menggunakan bahasa postscript. Kompresi ini sangat baik digunakan untuk gambar dengan continous tone seperti foto.

WMF (Windows Meta File)
wmf Format ini sangat familiar bila kita bekerja menggunakan adobeindesign, coreldraw dan freehand maupun microsoft office. Kompresi format ini sejenis dengan file jpg, jpeg, bmp, dan png. file sizenya rata-rata kecil dengan kompresi detail gambar akurat bila diperbesar maupun diperkecil. untuk membuatnya biasa file ini hasil dari export-an coreldraw dan freehand dan tidak dapat di buka menggunakan photoshop.

CCIT
CCIT merupakan singkatan dari bahasa Perancis yang dalam bahasa Inggris disebut International Telegraph and Telekeyed Consultive Commitee.
Kompresi ini digunakan untuk mengkompres gambar hitam putih, dan mampu mengkompres file tanpa menghilangkan detailnya. Kompresi ini sering digunakan oleh PDF dan format lain yang menggunakan bahasa postscript.

CATATAN
========

  • Ketika menyimpan dokumen pada format file yang tidak dapat menyimpan informasi layer, maka Anda harus mengubah gambar tersebut menjadi flaten image terlebih dulu.
  • Format file yang dapat menyimpan mode warna Duotone hanyalah EPS, RAW, dan PSD. Oleh karena itu, ketika ingin menyimpan dalam format lain maka Anda harus mengubah mode warnanya terlebih dulu, menjadi RGB bila dokumen tidak ingin dicetak, karena informasi Duotone-nya akan diuraikan menjadi RGB.
  • Format file yang dapat menyimpan mode warna Lab Color hanyalah PSD, RAW, TIF, PDF, dan EPS. Format file yang dapat menyimpan mode warna CMYK hanyalah PSD, RAW, EPS, TIF, JPG, PDF, dam SCT.
  • Mode warna Indexed Color dapat menyimpan beberapa format file sesuai seting indexed color-nya.
  • Mode warna RGB dapatdisimpan pada semua format file yang ada di Adobe Photoshop.
  • Format yang direkomendasikan oleh para desainer profesional adalah
    o PSD = untuk dokumen yang masih ingin diedit kembali
    o EPS = untuk dokumen yang sudah final untuk persiapan cetak
    o JPG = untuk cetak dengan kompresi di atas 8 bit dan untuk foto dalam web dengan kompresi di bawah 5.
    o GIF = untuk ilustrasi dan animasi pada halaman web.
    o TIF = untuk cetak, pertukaran dokumen antar platform serta sequence animasi.

di sharing ulang dari ilmu grafis by jo

  • Share/Save/Bookmark

2 comments - What do you think?  Posted by adiguna - June 10, 2008 at 02:57

Categories: Adobe Photoshop   Tags:

Membuat Majalah isi Halaman

Saya sempatkan lagi meluangkan waktu saya untuk isi postingan blog panduan indesign disela-sela pekerjaan saya yg sngt menguras pikiran setiap hari… kali ini saya coba jelaskan panduan membuat majalah ( hitung-hitung buat hilangkan stress sedikit.. :) )

karena terburu-buru nih.. sebagai balesan kebaikan saya .. hehe.. saran dan komentarnya dari anda-anda..tentunya akan sedikit membuat saya tersenyum didepan monitor anda hehe… dan semakin rajin lho. membuat panduan lainnya hehe….

oke.. silahkan di simak langkah2-nya >>

Coba lihat contoh gambar di bawah ini

contoh isi majalah

contoh sebuah isi majalah di atas merupakan salah satu hasil karya saya,

dan tentunya dg sukarela akan saya bagikan ilmunya tanpa tedeng aling-aling alias no sensor .. kepada anda.. setuju ! ok..

Langkah I : buat file new document -> lalu pilih ukuran A4 saja, hilangkan tanda centang pada facing pages kemudian pada menu tampilan new document atur Margins dan buat sesuka pilihan kamu atau isi saja seperti ini  Top: 20mm  Left: 20mm Bottom: 20mm Right: 20mm. Klik OK !

Set Halaman menjadi 2 kolom caranya >> Layout > Margins and Columns. pada keterangan Columns isi Number dengan anka 2 (artinya 2 kolom) lalu Gutter atau jarak kolomnya isikan 5 mm saja. klik ok.

Langkah 2 : akan keluar tampilan lembar putih dg garis margin tipis biasanya warna magenta. Nah kita akan isi dg gambar, teks dan lainnya di dalam batas margin tersebut.

Untuk membuat judulnya  >> klik tanda seperti huruf    T pada box tab menu lalu drag/tarik dari kiri kekanan (caranya klik mouse kiri tanpa dilepas pada lembar newdocument lalu geser ke bawah kanan sampai keluar range box warna biru lalu lepas klik kirinya)

jika benar kursor akan tampak di posisi pojok kiri atas range box. Lalu ketikan Judulnya, bisa seperti diatas atau terserah anda kemudian rubah ukuran dan jenis fontnya sesuai selera, pada contoh diatas menggunakan font Georgia ukuran 42 point.

Membuat SubJudul >> drag mouse setengah saja atau tidak melebihi kolom 1 caranya seperti membuat judul diatas kemudian atur font  menjadi 12 point.

Langkah 3 : buat range lagi untuk isi artikel/naskahnya caranya ya sama drag/tarik sampai kebawah batas margin magenta lalu ketikan naskahnya di situ, bisa jg copy paste naskah melalui msword.

Memasukkan Gambar : Awass!! yg sering digunakan oleh orang umumnya biasanya untuk mengambil gambar tinggal copy paste seperti teks, tp disini hrs dihindari karena gambar hasilnya akan pecah2 / ngeblur bila nantinya diperbesar. Caranya –> File > Place.

Setelah keluar kota place cari direktori gambar pada komputer anda (format gambar akan lbh bagus bila formatnya psd, eps, tiff, ai, wmf) jika datanya jpeg, jpg maka gambar akan keluar besar dan msh hrs diperkecil lg buang2 waktu. lbh baik edit dulu di photosop simpan dg file psd.

Kemudian setelah di place klik gambar tujuan taruh posisinya seperti contoh gambar diatas.

Agas gambar tidak menumpang / numpuk di atas teks tsb, sebaiknya gunakan fungsi TEXT WRAP, atur jaraknya menjadi 5 mm.

Untuk coloring teks dan warna background bisa anda kreasikan sendiri tergantung ide-ide anda semua.

nah… sudah selesai.. selamat mencoba !

Jika masih bingung… jangan lupa komentar disini

  • Share/Save/Bookmark

1 comment - What do you think?  Posted by adiguna - June 8, 2008 at 23:16

Categories: Adobe Photoshop   Tags:

Menampilkan Judul Posting tanpa halaman isi

Ikuti langkah dibawah ini:

Buka Template -> Edit HTML -> Jangan lupa lakukan backup template :) -> kemudian beri tanda cek pada ‘Expand Widget Templates’

Kedua :

Lihat kode dibawah ini:

 

Kemudian cari kode warna merah diatas, jika sudah ketemu ganti kode warna merah diatas dengan kode dibawah ini :

                 data:blog.url'>   

      

Ketiga :

Jangan lupa disimpan ..! Hapy blogging

  • Share/Save/Bookmark

Be the first to comment - What do you think?  Posted by adiguna - June 5, 2008 at 16:33

Categories: Adobe Photoshop   Tags:

Next Page »